KUBERITA Hampir mencapai 75% suara masyarakat transmigrasi mengharapkan Fuat Amrullah SE jadi Bupati 2024 – 2029 dari 105 Desa di tujuh Kecamatan Kabupaten Mesuji (6/6/24)
Hal itu disampaikan masyarakat melalui wawancara langsung yang dilakukan oleh tim media mencari fakta beberapa minggu yang lalu tersebar di setiap Kecamatan
Juminten (40) petani padi Kecamatan Mesuji timur, tegas mengharapkan sosok muda serta enerjik asli putra transmigrasi yaitu Fuat Amrullah, dimana kedepannya kita coba sosok yang baru serta berpengalaman tuturnya
Lalu diteruskan Mutmainah Kecamatan Rawa Jitu Utara Fuat sosok yang dermawan serta iklas dalam membantu serta apa adanya kami juga sepakat untuk perubahan bersama anak asli transmigrasi adil dan makmur untuk petani katanya.
Kemudian beralih ke Kecamatan Mesuji Sutoyo (43) Kalau pilih sudah pasti Fuat Amrullah karena, kali ini coba dulu generasi muda yang pimpin sebab masyarakat sudah sepakat untuk perubahan karena Pemimpin sebelumnya sudah kita rasakan, untuk pilkada kali ini harus generasi muda yang jadi gardan terdepan katanya.
Begitupun sukirmo (39) Kecamatan Wayserdang mengatakan kami masyarakat sudah lama menunggu sosok seperti Fuat Amrullah apalagi asli Putra Mesuji anak transmigrasi, kami senasib seperjuangan dan waktunya generasi muda memimpin Kabupaten Mesuji Lampung seruan kirmo
Margono (45) petani karet Kecamatan Panca Jaya jujur beberapa calon saya lihat sebelumnya bingung memilih karena saya fikir mereka sudah pernah memimpin Kabupaten Mesuji, setelah muncul Fuat Amrullah asal Putra Transmigrasi dari 7 Desa kami sepakat untuk seluruh masyarakat berjuang bersama anak transmigrasi karena kesempatan ini yang kami tunggu tegas gono
Dan Kecamatan Simpang Pematang Wagiman pedagang kaki lima dengan tersebarnya foto Fuat Amrullah kami juga sepakat untuk bergerak bersama seluruh profesi memenagkan generasi muda sebagai pemimpin yang tepat tuturnya
Terpisah Mujiono Kecamatan Tanjung Raya Alhamdulillah relawan sahabat Fuat Amrullah generasi muda, sejauh ini sudah mencapai 43.000 yang terus bergerak di 105 Desa. Sedangkan untuk masyarakat tanjung raya tertata rapih setiap Desa bersama masyarakat petani dan pergerakan kami sudah berjalan 8 Bulan sebelumnya tutup jono.
