Kuberita.com Lampung Lapor Penjabat Bupati Kondisi Taman Alun-alun Kecamatan Simpang Pematang mengkhawatirkan. Alih-alih menjadi salah satu sudut kebanggaan Kota Kabupaten Mesuji faktanya ganti fungsi Alun-alun malah berubah seperti pasar tradisional. (3/06/22)

Banyak perbincangan dari masyarakat bahkan penjabat yang memperihatinkan Keadaan ini, dimana alun alun yang dahulu menjadi pusat kebahagiaan serta kebanggaan kini menjadi tumpukan sampah yang berserakan disisi alun alun.

Kondisi Taman Penghijauan Desa Simpang Pematang yang mengkhawatirkan masyarakat, Selain terlihat kumuh tak terawat, sampah berserakan banyak bagian-bagian di dalam taman yang dirusak.

Yang aneh lagi sudah pada berdiri Toko Toko manisan “Saat di konfirmasi Dewan Pimpinan Rakyat Kabupaten Mesuji melalui via Whatsapp mengatakan Kami sudah cek langsung bersama Tim DPRD Kabupaten Mesuji Keadaan dan Kondisi Taman penghijauan Alun-alun tidak Seharusnya berubah fungsi karena itu Taman Penghijauan ucap Ketua DPRD

Dan dia Sangat menyayangkan taman sudah berubah fungsi nya kumuh, kami meminta Kepada Pemerintah Daerah untuk mengembalikan fungsi taman tersebut dan menata pedagang yang tempat sudah ada di taman disediakan pemerintah tuturnya.hal.sekring.co.id

Pantauan Awak Media Kamis (3/06/2022) sore, kondisi beberapa bagian Lapangan terihat sudah rusak seperti pagar pasilitas umum podium pun dipakai untuk berdagang, bahkan kolam air mancupun jadi sarang nyamuk dan sampah dan airnya sangat kehitam serta yang menggunakan paving block terlihat rusak dan banyak bagian paving block yang hilang hanya menyisakan tanah yang berdebu dan bahkan Siring disekitar banyak di penuhi sampah berserakan, yang dulu ada ada kursi, ayunan sudah tidak terlihat lagi

Lalu pagar gorong-gorong di bagian tepi jalan bagi Depan Rumah mantan Bupati Mesuji.

Saat terpantau banyak carut marut bangunan dalam alun alun dan bagian dalam dipenuhi padat pedagang permanen dipinggir selah selah banyak sampah dan selokan air bekas cuci yang berbau

Kondisi lebih parah nampak podium di sudut kanan selatan dimana bagian ini terdapat banyak bekas bekas lendir masakan dan barangkal , jauh dari kesan nyaman. Bahkan tembok pembatas dengan jalan Alun-alun Timur pun tidak nampak sangat kumuh dan jorok

Salah seorang pengunjung, indra (30, mengatakan ia tidak sengaja berkunjung ke Taman Alun-alun Kecamatan Simpang Pematang jauh berbeda dengan alun alun tempat lain, dimana keindahan alam masih terjaga, saya kaget kukira pasar dan Cafe karena sangat padat perkumpulan katanya

“Sangat jarang ke sini, gak enak (tidak nyaman), ke sini cuma mau beli air minum saja,” ujar warga way serdang ini saat ditemui di tepi taman yang memang dijejali banyak pedagang.

Sumber lain Tokoh Mesuji Tumit (60) Meminta Pulangkan alun alun fungsi awal agar setiap masyarakat yang berolahraga menjadi sehat karena kelestarian nya terjaga bukan malah sebaliknya tutunya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *